PKWT soal penciptaan lapangan kerja tak terbatas di Perpu, Kemenaker: Tidak benar, salah

PKWT soal penciptaan lapangan kerja tak terbatas di Perpu, Kemenaker: Tidak benar, salah

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI memberikan penjelasan terkait isu yang beredar mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), ternyata pada tahun 2022, penciptaan lapangan kerja tidak dibatasi dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu).

 

Indah Angoro Putri, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, mengatakan rumor tersebut diyakini tidak benar atau tidak benar.

 

Sebab, kata dia, Perppu Cipta Kerja mengatur pembatasan PKWT sesuai UU No 13 Tahun 2003.

 

Baca juga: Setelah ditentang oleh buruh, pemerintah akan merevisi aturan upah minimum dalam Perpu Kewirausahaan

 

“Ini hanya secara umum, memang benar PKWT bisa dikontrak seumur hidup, karena tujuannya tidak terbatas pada jangka waktu tertentu. UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyebutkan maksimal 2 tahun dan bisa diperpanjang. Selama 1 tahun. Jawaban atas pertanyaan ini salah,” ujar Indah dalam konferensi pers Perppu Kewirausahaan, Jumat (5/1/2023) terkait sosialisasi.

 

“Klaim Perpu Kewirausahaan akan mengesampingkan ketentuan dalam UU Kewirausahaan adalah tidak benar,” lanjutnya.

 

Indah mengakui penjelasan dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) tidak diatur dengan baik.

 

Namun, tegasnya, kebijakan kewirausahaan diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2011. Dalam amandemen 2021, dia mengamanatkan penyesuaian kontrak kerja waktu tetap, outsourcing, jam kerja dan waktu istirahat, serta pemutusan hubungan kerja.

 

“Ada saatnya pelaksanaan PKWT. Perpu ini tetap memperhatikan masalah itu, tetap mengatur. Tidak mengatur periode Perpu No. 2 tahun 2022, tetapi tahun 2021 menetapkan pengaturan tambahan dalam perubahan UU PP 35. “Jadi harus dipahami dengan benar,” kata Indah.

 

Terakhir, Indah menyebut ada dua jenis kontrak kerja waktu tertentu (PKWT). Jangka waktu paling lama 5 tahun berdasarkan penyelesaian pekerjaan tertentu dan berdasarkan PKWT. Ia juga mengatakan PKWT telah mencapai kesepakatan penyelesaian pekerjaan.

 

“Batas waktu ditentukan kapan pekerjaan ini selesai, jadi harus berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Antara manajemen perusahaan dengan pekerja atau diwakili oleh serikat pekerja,” ujarnya.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2023/01/06/isu-pkwt-dalam-perppu-cipta-kerja-tak-dibatasi-kementerian-ketenagakerjaan-tidak-benar-itu-hoaks

Lebih baru Lebih lama