MUI mengecam keras pembakaran Al-Qur'an di Swedia.

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Ketua Umum Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakeem mengecam keras pembakaran Al Quran oleh kelompok sayap kanan ekstrim di Swedia.

 

Kelompok ekstrim kanan ini dipimpin oleh politikus Rasmus Paluda.

 

Menurut Sudarnoto, membakar Alquran merupakan tindakan yang tidak beradab.

 

Sudarnoto kepada Tribunnews.com, Senin (23/23/) mengatakan, “Ini bukan hanya tindakan memalukan tapi juga tindakan tidak beradab. Paluda dan kelompok ekstremis ini adalah kelompok tidak beradab, kelompok tidak beradab dan musuh semua orang yang berpikiran sama. (2011) 1 /2023).

 

Sementara itu, Sudarnotto, Paludan dan kelompoknya terus menyebarkan xenofobia, rasisme, dan sekaligus Islamofobia dengan sengaja.

 

Baca juga: Perdana Menteri Swedia menanggapi tindakan warga untuk membakar Al-Qur’an

 

Menurut Sudarnoto, kelompok ini melakukan pelanggaran serius terhadap prinsip kewajiban menghormati dan menjunjung tinggi hak beragama.

 

Pemerintah Swedia, kata Sudarnoto, harus menindak tegas Paludan dan pihak-pihak yang membela aksi kelompok ekstrimis tersebut.

 

“Kalau tidak, ekstremisme dan Islamofobia akan menyebar ke mana-mana dan mengancam kemanusiaan. Namun, saya heran pemerintah Swedia tidak mengambil tindakan tegas terhadap Paludan, meski sudah dilakukan berulang kali,” kata Sudarnoto.

 

Baca juga: Beginilah hubungan Swedia dan Turki pasca pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan.

 

“Paludhan masih membuat pernyataan yang menghina Nabi Muhammad dan Islam sebagai agama bodoh. Ini sama saja dengan pemerintah mentolerir Islamofobia dan menentang PBB untuk memerangi Islamofobia,” tambah Sudarnoto.

 

Kementerian Luar Negeri telah meminta tindakan diplomatik terhadap duta besar Swedia di Indonesia.

 

“Beri peringatan keras kepada Duta Besar Swedia untuk mengadili para pelaku kejahatan dan pemerintah Swedia beritikad baik melawan Islamofobia. Jika tidak ada tanda-tanda positif dari pemerintah Swedia, Indonesia berhak mengusir Dubes Swedia.” Biarkan dia pergi,” kata Sudarnotto.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2023/01/23/mui-kecam-keras-aksi-pembakaran-alquran-di-swedia

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

POST ADS1

POST ADS 2