Inilah berita terbaru untuk penyerbuan kepala desa dan guru sekolah dasar saat mereka berselingkuh di pantai ayah Kabumen. -->

Iklan Semua Halaman

Follow Us

Inilah berita terbaru untuk penyerbuan kepala desa dan guru sekolah dasar saat mereka berselingkuh di pantai ayah Kabumen.

Sabtu, Januari 21, 2023

Dunia-Ilmu.com, MAGELANG – Di media sosial, di awal tahun baru, seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Magelang, Kecamatan Kajoran, dan seorang lurah yang kurang ajar sangat bergembira di malam menjelang tahun 2022 hingga 2023.

 

Pada Sabtu (31/12/2022), keduanya diserang saat sedang berduaan di sebuah hotel di Kecamatan Ayah, Provinsi Bumen. 

 

Gara-gara video itu, karir kedua tipe orang ini kini sudah mapan.

 

Seorang guru sekolah dasar berpangkat P3K mengajukan pengunduran dirinya dan perangkat desa juga mengajukan pengunduran dirinya.

 

Surat pengunduran diri sudah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal (Sekda) Provinsi Magelang, Adi Warianto.

 

“Guru dalam kasus virus tersebut sudah dikoreksi dan instansi terkait telah mengajukan pengunduran diri.

 

Baca juga: Camat Kajoran mengatakan, kepala desa yang terkait dengan guru tersebut diancam akan dicopot dari jabatannya.

 

“Kontrak kerja kami sudah diputus karena yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri dan berstatus P3K,” ujarnya, Jumat (20/01/2023).

 

Dikatakannya, saat ini surat keputusan (SK) pemecatannya dari Kepangeranan Magelang sudah dalam proses, meski yang bersangkutan sudah menyatakan mengundurkan diri.

 

“Prosesnya berupa keputusan Gubernur Maglang.

 

Meski sudah mengundurkan diri, biasanya mereka tetap atas kebijaksanaan kepala negara.

 

Garis waktu perampok

 

Pada Sabtu (31/12/2011), keduanya digerebek bersama di sebuah hotel di Kecamatan Ayah, Negara Bagian Kebumen.

 

Penggerebekan dilakukan oleh suami guru dengan H (48) pertama.

 

H meminta bantuan dari polisi setempat.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/regional/2023/01/21/penggerebekan-kades-dan-guru-sd-selingkuh-di-pantai-ayah-kabumen-begini-kabar-terakhir-keduanya