Erik ten Haag marah setelah Manchester United mengalahkan Arsenal: Kami kehilangan disiplin -->

Iklan Semua Halaman

Follow Us

Erik ten Haag marah setelah Manchester United mengalahkan Arsenal: Kami kehilangan disiplin

Senin, Januari 23, 2023

Dunia-Ilmu.com Manajer Manchester United Erik ten Haag sangat marah setelah kekalahan timnya di Liga Premier oleh Arsenal.

 

Pada Senin (23/1/2023), diketahui pertandingan pekan ke-21 Liga Inggris antara Arsenal dan Manchester United berakhir dengan skor 3-2.

 

Dalam laga ini, Eddie Nketiah menjadi pahlawan Arsenal dengan dua gol (24′, 90′) dan Bukayo Saka (53′) mencetak satu gol lagi untuk London Cannon.

 

Sementara itu, Manchester United hanya bisa membalas melalui Marcus Rashford (17′) dan Lisandro Martinez (59′).

Pemain depan Manchester United Inggris Marcus Rashford (tengah) berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan Manchester United di Stadion Emirates pada 22 Januari 2023 di London.
Striker Inggris Manchester United Marcus Rashford (tengah) selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan Manchester United di Stadion Emirates di London pada 2015. Pada 22 Januari 2023, dia akan berlari dengan membawa bola.
 

Baca juga: Hasil, klasemen, dan hasil teratas Liga Premier: Arsenal lebih kuat, Manchester United di posisi ke-4.

 

Usai pertandingan, Erik ten Haag mengaku tidak senang dengan ketidakmampuan Manchester United mempertahankan satu poin di Emirates Stadium.

 

Erik ten Haag marah kepada para pemain dan mengubah sikap mereka terhadap permainan.

 

Pelatih asal Belanda itu mencetak gol ketiga Arsenal saat marah kepada para pemain yang dinilai kurang disiplin.

 

“Mungkin dalam beberapa jam ke depan kami akan menyadari bahwa kami dalam kondisi yang baik, kami akan menyadari bahwa kami membuat kemajuan yang baik, kami akan menyadari bahwa kami sedang dalam proses yang baik, tetapi saat ini saya sedang marah,” kata Ten Haag. Berita Malam Manchester.

 

Di masa lalu, Ten Haag mengatakan kepada timnya untuk mengubah pola pikir jika ingin memenangkan trofi.

 

“Saya juga memberi tahu para pemain bahwa jika kami ingin memenangkan trofi, kami harus mengubah pola pikir kami,” jelas Ten Haag.

 

Karena Anda tidak bisa menjadi yang teratas, Anda membuat tiga kesalahan besar yang membuat Anda kehilangan satu gol.

 

“Terutama gol yang dicetak di menit terakhir, Anda harus merasakan permainan pada saat itu.”

 

“Satu poin tinggi dan kemudian kami membiarkan gol ketiga terjadi.”

 

Anda tidak bisa memenangkan trofi jika Anda membiarkan gol seperti ini.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/superskor/2023/01/23/erik-ten-hag-murka-setelah-manchester-united-dikalahkan-arsenal-kami-kurang-disiplin