Epidemiolog: XBB 1.5 sangat menular, tingkat keparahannya dapat dicegah dengan vaksinasi

Epidemiolog: XBB 1.5 sangat menular, tingkat keparahannya dapat dicegah dengan vaksinasi

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Kemunculan sub varian Omicron yakni XBB 1.5 disebut telah mendorong banyak negara di dunia bekerja lebih keras untuk menekan penyebaran infeksi virus Corona (Covid-19).

 

World Health Organization (WHO) telah menetapkan subvarian ini sebagai yang paling menular dibandingkan subvarian atau varian Covid-19 sebelumnya.

 

Namun, di Indonesia belum ada kasus terkait subspesies yang dikenal dengan nama Kraken ini.

 

Lalu bagaimana pendapat para ahli terkait kemunculan XBB 1.5?

 

Dickie Budiman, seorang ahli epidemiologi di Griffith University di Australia, mengakui bahwa subspesies ini mendapat perhatian internasional, termasuk dari Organisasi Kesehatan Dunia.

 

“Terkait subvarian XBB 1.5, saat ini ada kekhawatiran tidak hanya dari negara, tetapi juga dari Organisasi Kesehatan Dunia dalam hal ini,” kata Dickey kepada Tribun News, Rabu (11/11/2023).

 

Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan bahwa XBB 1.5 adalah subvarian yang harus diwaspadai jika dibandingkan dengan subvarian lainnya.

 

“Dan minggu lalu, Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa sub-variabel inilah yang paling pantas mendapat perhatian saat ini,” kata Dickey.

 

Pasalnya, XBB 1.5 lebih mumpuni dibandingkan varian Omicron atau sub-varian lain yang sudah beredar secara global.

 

Itu karena kapasitasnya melebihi semua sub-variabel Omicron lainnya, termasuk varian sebelumnya, kata Dickey.

 

Dickey menegaskan bahwa yang membedakan XBB 1.5 dari sub-varian lain hanyalah bobot atau letalitasnya.

 

Karena vaksin Covid-19 akan tetap efektif mencegah terparahnya virus, terutama bagi yang mendapat dosis tambahan (booster) vaksin.

 

“Kecuali untuk potensi keparahan atau kematian, vaksin saat ini relatif efektif dalam mencegah keparahan dan kematian ini,” kata Dickey.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/kesehatan/2023/01/11/epidemiolog-xbb-15-jauh-lebih-menular-keparahannya-bisa-dicegah-lewat-vaksinasi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

POST ADS1

POST ADS 2