BPBD Kabupaten Lumajang: Aktivitas vulkanik Gunung Sumeru meningkat dalam beberapa hari terakhir. -->

Iklan Semua Halaman

Follow Us

BPBD Kabupaten Lumajang: Aktivitas vulkanik Gunung Sumeru meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Senin, Januari 23, 2023
BPBD Kabupaten Lumajang: Aktivitas vulkanik Gunung Sumeru meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Dunia-Ilmu.com, LUMAJANG – Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang Patria Diwi Hastiadi, aktivitas vulkanik Gunung Sumeru meningkat dalam beberapa hari terakhir.

 

Gunung Semeru kembali meletus pada Senin (23/1/2023) di Provinsi Lumajang, Jawa Timur.

 

Baca juga: Update Status Gunung Api di Indonesia: Cagar Alam Semeru dan Merapi, 17 Gunung Siaga

 

Kenaikan asap diamati secara visual sebanyak 13 kali pada ketinggian abu 300-800 m dari pukul 00.00-18.00 WIB.

 

Selain itu, suara gaduh terdengar jelas oleh polisi di pos pemantauan Gunung Sumeru di Gunung Saur.

 

Sementara itu, beberapa gempa dengan magnitudo 10-22 mm terjadi dalam 18 jam terakhir dari aktivitas seismik yang terekam oleh seismograf PVMBG.

 

Sampai saat ini level Gunung Semeru masih level III (warning).

 

“Aktivitas antrean beberapa hari terakhir meningkat, namun masih dalam kategori normal. Sehingga warga tidak terganggu dan paham apa yang bisa terjadi pada APG dan risiko antrean lainnya,” kata Patria di Lumajang, Senin. (23/23/2010). 1/2023).

 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, hujan abu tipis terjadi di berbagai wilayah sekitar pegunungan tertinggi di Pulau Jawa itu dalam beberapa hari terakhir.

 

Baca juga: 30 Nagari di 5 kabupaten negara bagian Agam terluka dalam ledakan Gunung Marapi

 

Daerah yang terkena dampak hujan abu antara lain Kecamatan Tempe, Kunir, Pasirian, Pasrujambe dan Senduro.

 

Meski tidak terlalu tebal, dampak jatuhan abu ini cukup menghalangi pandangan warga yang lalu lalang dengan sepeda motor.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan ledakan besar masih berisiko terjadi.

 

Jadi, dia dan para relawannya siaga 24 jam sehari untuk mengantisipasi keadaan darurat.

 

Baca juga: Gunung Anak Krakatau meletus, warga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah

 

“Alhamdulillah belum terlalu besar, tapi dampak ledakan besar sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, kami menghimbau warga untuk mengikuti arahan dari PVMBG dan tidak panik,” terangnya.

Artikel ini pernah dimuat di TribunJateng.com

 

Hari ini Gunung Sumeru mengeluarkan asap sebanyak 13 kali dan mengaum sebanyak 6 kali.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/regional/2023/01/23/bpbd-kabupaten-lumajang-aktivitas-vulkanik-gunung-semeru-meningkat-beberapa-hari-terakhir