Persicabo 1973 Zero win sistem Bubble League 1, Janur minta maaf -->

Iklan Semua Halaman

Follow Us

Persicabo 1973 Zero win sistem Bubble League 1, Janur minta maaf

Senin, Desember 26, 2022
Persicabo 1973 Zero win sistem Bubble League 1, Janur minta maaf

Dunia-Ilmu.com – Persicabo 1973 harus puas menjadi satu-satunya tim yang tidak meraih poin penuh selama turnamen berlangsung. Busa Liga 1 Musim 2022/2023.

 

Diketahui, Persicabo 1973 menghabiskan total 6 pertandingan tanpa mendapatkan tiga poin dalam sistem bubble.

 

Persicabo 1973 berpeluang meraih kemenangan pertamanya saat bertemu Persib pada pekan ke-17 Liga, Sabtu (24/12/2022).

 

Kemenangan Persicabo tahun 1973 dipatahkan di akhir pertandingan saat Persica menyamakan kedudukan melalui Daisuke Sato.

 

Tribunjabar.Dini Denaswara-- Pelatih: Djajang Nurdjaman memberikan arahan kepada timnya Persikabo 1973 melawan RANS Nusantara FC pada Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguharjo, Sleman, Jawa Tengah, Jumat (9/12).
Tribunjabar.Dini Denaswara– Pelatih: Djajang Nurdjaman memberikan arahan kepada timnya Persikabo 1973 melawan RANS Nusantara FC pada Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguharjo, Sleman, Jawa Tengah, Jumat (9/12). (Denny Denaswara dari Jabbar Tribune)
 

Usai pertandingan, Djajang Nurjaman, pelatih Persicabo 1973, meminta maaf atas penampilan impresif timnya.

 

“Kami mohon maaf kepada para suporter Persicabo, khususnya Cabo Mania, karena kami tidak bisa memberikan tiga poin kepada mereka,” kata Jajang Nurjaman dalam jumpa pers usai laga melawan Persib, Sabtu (24/12/2022).

 

Baca juga: Persib Bandung mencatatkan rekor tak terkalahkan terlama di putaran pertama Ligue 1
 

Sebelum memulai implementasi sistem BusaPersikabo 1973 memang terlihat sangat kekinian.

 

Tim besutan Jajang Noorjaman itu pernah mengalahkan Percebayan, Persis Solon dan juga juara bertahan Bali United.

 

Tapi setelah masuk sistem BusaLaskar Padjajaran sebagai gas buang.

 

Jadwal yang padat dapat berdampak besar pada energi pemain.

 

Dalam 19 hari sisa turnamen, pemain akan dipaksa menyelesaikan enam pertandingan.

 

Ini berat bagi Laskar Pajajaran karena tidak memiliki skuat yang bagus seperti klub lain.

 

Djanur kerap mengandalkan infanteri Tegar yang absen dalam beberapa pertandingan terakhir.

 

Sementara itu, banyak tim yang kerap merotasi pemain untuk menjaga kebugaran.

 

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/superskor/2022/12/26/persikabo-1973-nihil-kemenangan-di-sistem-bubble-liga-1-djanur-ungkap-permintaan-maaf