Tujuan Urip Saputra terungkap adalah kematian seorang insinyur, untuk kantornya Rp. Dia ingin menghindari utang 1,5 miliar. -->

Iklan

Tujuan Urip Saputra terungkap adalah kematian seorang insinyur, untuk kantornya Rp. Dia ingin menghindari utang 1,5 miliar.

Sabtu, November 19, 2022

Dunia-Ilmu.com, Bogor – Rekayasa kematian Urip Saputra yang terjangkit virus akhirnya ketahuan polisi karena ia hidup kembali setelah diduga meninggal.

Kapolres Bogor AKBP Iman Emanuddin mengatakan Urip meninggal atas inisiatif sendiri karena terlilit utang di tempat kerjanya.

Iman kepada wartawan, Sabtu (19/11/2022) “Juga, ide pura-pura mati itu datang dari Amerika Serikat (EURP), untuk menghindari kewajiban membayar utang dari tempatnya bekerja.

Iman Urip mengatakan total utang ke kantornya sebesar 1,5 miliar birr.

Baca juga: Setelah menyerahkan diri, jenazah yang masih hidup di Bogor itu kini diperiksa polisi terkait utang dan piutang.

Dalam hal ini, Eurip merasa malu karena terlintas dalam pikirannya untuk merekayasa kematiannya.

Karena yang bersangkutan malu dengan kedudukan dan kedudukannya dalam organisasi, maka yang bersangkutan mengambil langkah pendek dengan berpura-pura menghadapi kematian almarhum.

Suasana di kediaman Urip Saputra (40), jenazah yang hidup kembali di Bogor, masih sepi, Kamis (17/11/2022).
Suasana di kediaman Eurip Saputra (40), jenazah jenazah hasil reanimasi di Bogor masih sepi, Kamis (17/11/2022). (TribunnewsBogor.com/Muamarruddin Irfani)

Iman Urip membenarkan bahwa pinjaman tersebut didapat dari tempat kerjanya dan bukan karena dibukukan melalui pinjaman online.

Baca juga: Yurip mengejarnya dengan berpura-pura mati Polisi: Kami benar-benar mencarinya.

“Kalau berdasarkan pengakuan kebutuhan pribadi dan membeli sebagian harta,” jelasnya.

Dibeli

Seperti diberitakan sebelumnya, Urip Saputra (40) dan istrinya akhirnya menyerahkan diri ke Polres Bogor setelah beberapa hari menghilang.

Yurip menghilang setelah kembali dari RSUD kota Bogor.

Urip yang sudah mati namun hidup kembali dan membuat kekacauan di masyarakat, menyerahkan diri ke Polres Bogor.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Bogor AKP John Redhoy Sigiro saat dimintai konfirmasi menyerahkan Eurip tersebut ke Polres Bogor pada Jumat (18/11/2022) malam.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/11/19/terungkap-motif-urip-saputra-rekayasa-kematian-ingin-hindari-utang-rp-15-miliar-kepada-kantornya