Presiden China Xi Jinping mengabaikan permintaan jabat tangan Perdana Menteri Thailand di KTT APEC. -->

Iklan

Presiden China Xi Jinping mengabaikan permintaan jabat tangan Perdana Menteri Thailand di KTT APEC.

Senin, November 21, 2022

Dunia-Ilmu.com, THAILAND – Sebuah video dari KTT APEC 2022 di Bangkok, Thailand telah dirilis.

Saat itu, Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha, Dia menyambut Presiden Xi Jinping pada KTT APEC 2022 pada 17 November.

Prayuth Chan-o-cha mengulurkan tangannya dalam jabat tangan ramah.

Tapi Xi Jinping tidak membalas jabat tangan itu.

Xi hanya menanggapi dengan anggukan kepala, dan tuan rumah penyelenggara menutupinya dengan meninju hidung perdana menteri Thailand, bingung dan malu.

Baca juga: Komentar Cina dan Kanada tentang rekaman marah Xi Jinping tentang KTT G20 Justin Trudeau di Bali

tersebut Radio Internasional Taiwan/RTI; Setelah tertunda selama empat tahun, KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) akhirnya digelar di Bangkok untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19.

Namun, RTI menulis bahwa momen ini memalukan bagi Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha, yang bertanggung jawab menjadi tuan rumah acara mega APEC 2022 malam itu.

Matthias Perr, seorang jurnalis dari media Jerman “Business Daily” (Handelsblatt), mengunggah video dimaksud di akun Twitternya.

Video tersebut memperlihatkan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha dan istrinya berdiri di depan papan biru bertuliskan “APEC Economic Leaders Week” pada malam pertemuan untuk menyambut Xi Jinping dan istrinya.

Setelah sesi foto bersama, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha berbalik dan membungkuk kepada Presiden Xi Jinping, berdiri di sebelah kanannya dan mengulurkan tangan kanannya, dengan asumsi jabat tangan ramah seperti kebiasaan pejabat pemerintah. Menerima kunjungan tamu negara.

Namun, sangat disayangkan bahwa Presiden Tiongkok Daratan Xi Jinping tidak menanggapi dengan uluran tangan yang sama seperti yang diharapkannya.

Namun dia hanya menggelengkan kepalanya, lalu dia dan istrinya, Peng Liyuan, segera meninggalkan resepsi, meninggalkan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha yang masih terlihat terkejut dengan reaksi Xi Jinping.

Sejenak, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha tampak sedikit kaget, ia pun mencoba berbalik dengan cepat, menggumamkan sesuatu, menyentuh hidungnya lagi, lalu meninggalkan area resepsionis dengan dipandu oleh istrinya.

Seperti yang terlihat dalam video yang diambil oleh media internasional, Mattia Peer memberi judul video tersebut sebagai “Momen canggung selama resepsi penyambutan di #APEC2022THAILAND”.

Video sebelumnya dengan Perdana Menteri Kanada

Sebelumnya, Xi Jinping melakukan siaran video dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau selama KTT G20 16 November di Bali, Indonesia.

Video itu menjadi viral dan memicu kemarahan internasional.

Pasalnya, Xi Jinping sangat dekat dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau ketika dia berbicara melalui seorang penerjemah.

Ketika Xi Jinping mengkonfrontasi Trudeau, dia segera mengecilkan tuduhan tersebut, menuduh Trudeau salah mengartikan isi diskusi pribadi kedua belah pihak di sela-sela KTT G20, dan menunjukkan emosi di wajah Xi Jinping. Hal itu selama ini jarang ditemui dalam acara-acara publik seperti KTT G20.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/internasional/2022/11/21/video-presiden-china-xi-jinping-abaikan-permintaan-jabat-tangan-pm-thailand-di-ktt-apec