Polisi menemukan jenazah ibu dan anak di tanah longsor Sianjur -->

Iklan

Polisi menemukan jenazah ibu dan anak di tanah longsor Sianjur

Kamis, November 24, 2022

Polisi menemukan jenazah ibu dan anak di tanah longsor Sianjur

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Polisi telah menemukan lima jenazah korban gempa dan longsor di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

Dua dari lima mayat itu adalah ibu dan anak yang saling berpelukan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Humas Mabes Polri Irjen Pol Paul Dedi Prasetyo.

Menurut dia, kelima jenazah tersebut ditemukan di Desa Sijedil, Kugenang, Siangjur, Jawa Barat setelah dikerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari jenazah.

Hasilnya, tim gabungan menemukan dua dari lima jenazah, ibu dan anak, saling berpelukan.

Mereka ditemukan di timbunan tanah longsor di Desa Sijdil.

DD mengatakan kepada wartawan pada Jumat (25/11/2022) bahwa “dua dari lima jenazah yang ditemukan adalah seorang ibu dan seorang anak yang sedang berpelukan saat tim menemukannya.”

DD mengungkapkan, proses penggalian kelima jenazah itu tidak mudah.

Alasannya, tanah berada di bawah dan dekat sungai, sehingga sangat sulit, kata Dedi.

“Pengangkatan jenazah dilakukan oleh enam pekerja gabungan TKP dengan menggunakan batang bambu.”

Warga membersihkan puing-puing rumahnya yang hancur di Desa Longkewang, Desa Gasol, Kecamatan Kugenang, Kabupaten Siangjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).  Desa Gasol merupakan salah satu daerah yang paling parah dilanda gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Sianjur, Senin lalu.  Bangunan runtuh dan lebih dari 60 orang meninggal dunia, ratusan orang luka-luka, ratusan rumah rusak berat dan ringan, serta ratusan orang berlindung di tenda-tenda Targan.  Tribunjabar/Gani Kurniawan
Warga membersihkan puing-puing rumahnya yang hancur di Desa Longkewang, Desa Gasol, Kecamatan Kugenang, Kabupaten Siangjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). Desa Gasol merupakan salah satu daerah yang paling parah dilanda gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Sianjur, Senin lalu. Bangunan runtuh dan lebih dari 60 orang meninggal dunia, ratusan orang luka-luka, ratusan rumah rusak berat dan ringan, serta ratusan orang berlindung di tenda-tenda Targan. Tribun Jabar/Gani Kurniawan (Tribune Jabar/Gani Kurniawan)

Dedi menambahkan, lima jenazah yang ditemukan langsung dibawa ke RS Sayang Sianjur untuk dilakukan identifikasi.

“Kelima jenazah langsung dibawa ke RS Sayang untuk dilakukan identifikasi,” ujarnya.

Polri dan tim gabungan menegaskan bahwa DED akan terus mencari dan mengevakuasi seluruh korban gempa dan longsor yang masih hilang di kawasan Sianjur.

Menurut mantan Kapolda Kalteng itu, pencarian dan evakuasi korban dilakukan sejak pagi hingga malam hari.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini, Polri dan tim gabungan akan terus melakukan pencarian korban gempa dan longsor di Sianjur,” ujarnya.

Baca juga: Update Gempa Sianjur Hari Ini: 272 meninggal, 39 masih hilang

Menurut data BNPB hingga Kamis (24/11/2022) sore, jumlah korban tewas bertambah menjadi 272 orang.

Jumlah ini bertambah ketika tim SAR gabungan menemukan korban meninggal atas nama Nining (64).

Dari 272 korban tewas, 165 jenazah telah teridentifikasi. Sementara itu, identifikasi 107 jenazah lainnya sedang dicari.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/11/25/polri-temukan-jenazah-ibu-dan-anak-berpelukan-dalam-timbunan-longsor-di-cianjur