Persiapan Tim Nasional Stress Observer terkendala masalah manajemen PSSI jelang Piala Asia dan Piala Dunia. -->

Iklan

Persiapan Tim Nasional Stress Observer terkendala masalah manajemen PSSI jelang Piala Asia dan Piala Dunia.

Selasa, November 08, 2022

Bung Towel: Fluktuasi di PSSI Bisa Berdampak pada Persiapan Timnas Jelang Piala Asia dan Piala Dunia

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Di antara jeda turnamen sepak bola nasional, PSSI wajib mempersiapkan timnas (timnas) untuk memainkan tiga turnamen besar tahun depan.

Turnamen pertama, Piala Asia U-20 2023, akan berlangsung pada 1-18 Maret di Uzbekistan. Kedua, Piala Dunia U-20 20 Mei-11 Juni sebagai tuan rumah.

Terakhir, giliran timnas senior akan terlihat di Piala Asia 2023 mulai 16 Juni hingga 16 Juli 2023.

Namun, dikhawatirkan susunan PSSI saat ini tidak maksimal. Pengamat sepak bola Tommy Whaley menilai PSSI kini terlibat dalam tragedi Kanjuruhan.

Baca juga: Ewan Bulle Siap Berangkat Lewat PSSI KLB, Menpora: Seharusnya Shin Taeong Jangan Tinggalkan Timnas.

Baca juga: DPR Setujui Proses Kewarganegaraan Shane Patinaman, Akankah Segera Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022?

Bung Towell mengatakan tidak akan mudah bagi PSSI untuk mempersiapkan diri menghadapi tiga turnamen besar dalam keadaan stabil dan normal dari ekosistem sepakbola tanah air seperti yang biasa disebut.

“Terutama dalam situasi saat ini. Ada tekanan pada PSSI, terutama setelah tragedi Kanjuruhan, dengan komentar dari Kelompok Pencari Fakta Independen Gabungan (TGIPF) tampaknya menyandera sepak bola. Karena nasehatnya, tidak akan ada persaingan jika bukan karena KLB. Belum lagi saran dari Komnas HAM yang juga merekomendasikan pembekuan. Bung Towel Dikutip Selasa (11/8/2022) Itu hal-hal yang paling meresahkan, masalah konflik yang paling meresahkan.

Bung Towel baru-baru ini menyoroti rekomendasi tersebut. Menurutnya, usulan yang memuat tekanan tersebut melahirkan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian lebih.

Baca juga: Klub Ligue 1 bereaksi atas saran Komnas Hamm, bos Persib: Semua orang akan menangis jika FIFA dilarang.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, tentang penyelidikan dan rekomendasi mengenai kecelakaan sepak bola di Kanjuruhan, Berkas dari Ketua Komnas HAM Ahmed Taufan Damanik, Komisaris Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dan Mohammad Choirul Anam bersaksi di kantor Menkopolhukam.  Jakarta, Kamis (3/11/2022).  Menko Polhukam atas nama Presiden RI menerima laporan terkait penyidikan kasus kekejaman Kanjuruhan yang merekomendasikan penghentian seluruh kegiatan PSSI.  Tribun News/Irwan Rismawan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, tentang penyelidikan dan rekomendasi mengenai kecelakaan sepak bola di Kanjuruhan, Berkas dari Ketua Komnas HAM Ahmed Taufan Damanik, Komisaris Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dan Mohammad Choirul Anam bersaksi di kantor Menkopolhukam. Jakarta, Kamis (3/11/2022). Menko Polhukam atas nama Presiden RI menerima laporan terkait investigasi brutal Kanjuruhan yang mengakibatkan dihentikannya seluruh kegiatan PSSI. Tribun News/Irwan Rismawan (Berita Tribun/Irwan Rismawan)

“Pertama, menurut undang-undang, tidak mungkin mengabaikan unsur sepakbola, karena tekanan bisa dianggap sebagai gangguan. Kedua, bagi PSSI tentu akan mengganggu persiapan timnas untuk fokus pada situasi normal. Tidak mudah mempersiapkannya, apalagi dengan situasi sekarang, jadi apa saja isunya?” Apakah isu KLB bisa mempengaruhi acara? Ya bisa,” kata Bung Handuk.

Handuk Bungsu Saat FIFA datang ke Indonesia pasca tragedi Kanjuruhan, induk organisasi FIFA pun memberikan rekomendasi.

Namun, FIFA yang saat itu mengenal sepak bola dengan baik, memberikan rekomendasi mengenai hal-hal teknis.

Hal-hal ini adalah perubahan alam teknisDi bidang teknis, FIFA memberikan poin penguatan.

Ini termasuk prosedur keselamatan, jadwal, metrik, dan sebagainya.

“Maka begitulah seharusnya sekarang.” Sektor unggulanTim ini adalah tim transformasional,” kata Bung Handuk.

“Namun, rekomendasi dari negara, pertanyaannya lebih kepada pergantian kepemimpinan dalam organisasi. Nah, hal ini harus disikapi dengan bijak karena akan mengganggu persiapan timnas. Timnas terganggu karena timnas merupakan produk PSSI. Jika Anda melihat tim nasional, itu adalah PSSI. Jadi kalau federasi (PSSI) disibukkan dengan konflik-konflik lain atau persoalan-persoalan lain yang memakan energi dan sebagainya, pasti acaranya akan terganggu,” tambah Bung Towel.

“Karena antara upaya penggantian dan kebutuhan konkret timnas, sulit untuk bisa maksimal.”

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/superskor/2022/11/08/pengamat-cemas-persiapan-timnas-jelang-piala-asia-dan-piala-dunia-terganggu-isu-kepengurusan-pssi