Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida tiba di Indonesia untuk berpartisipasi dalam pertemuan Kelompok 20 yang diadakan di Bali. -->

Iklan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida tiba di Indonesia untuk berpartisipasi dalam pertemuan Kelompok 20 yang diadakan di Bali.

Senin, November 14, 2022

Dunia-Ilmu.com, Tokyo – Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mendarat di Bandara Nugurah Bali pada Minggu (13/11/2022) setelah menghadiri pertemuan ASEAN+3 di Kamboja.

Kedatangan Perdana Menteri Fumio Kishida di Bali untuk menghadiri KTT G20 yang akan digelar mulai besok (15/11/2022).

“Semoga semua sukses dan lancar pada pertemuan G20 di Bali nanti,” ujar sumber tersebut. Tribunnews.comSenin (14/11/2022).

“Jepang akan bekerja sama untuk mengimplementasikan ASEAN Comprehensive Resilience Framework dengan berinvestasi pada inovasi dan startup serta membangun ketahanan rantai pasokan,” ujarnya.

Baca juga: 17 Kepala Negara Hadiri KTT G20, Presiden Jokowi: Seru sekali.

Di bidang keuangan, Jepang akan berkontribusi dalam pembahasan untuk lebih memperkuat CMIM (Chiang Mai Initiative for Multilateralization).

Jepang akan terus berkontribusi tahun depan dalam kerangka ASEAN Plus Three untuk mencapai hasil nyata atas inisiatif baru yang diusulkan oleh Jepang dalam dampak digitalisasi keuangan dan penguatan ketahanan keuangan regional terhadap risiko bencana alam.

Menurut informasi dari negara lain, banyak negara menyebutkan bahwa tahun ini menandai peringatan 25 tahun kerja sama ASEAN Plus Tiga, dan menekankan bahwa mereka akan bekerja sama lebih baik berdasarkan rencana kerja sama ASEAN Plus Tiga yang baru (2023) mulai tahun depan. -2014) 2027).

Beberapa negara telah menyatakan harapan untuk pembentukan pasokan medis regional dan Pusat Darurat dan Darurat Kesehatan Masyarakat ASEAN (ACPHED) untuk menanggapi krisis kesehatan masyarakat di masa depan.

Selain itu, beberapa negara menekankan pentingnya memperkuat Inisiatif Chiang Mai, memanfaatkan Cadangan Beras Darurat ASEAN Plus Three (APTERR) secara lebih besar dan menerapkan sepenuhnya perjanjian RCEP, serta memperluas kerja sama ASEAN Plus Three di bidang digital.

Urusan regional dan internasional, kata Perdana Menteri Kishida, harus bekerja bahu-membahu untuk mengatasi tantangan yang dihadapi sentralitas dan kesatuan ASEAN baik secara internal maupun eksternal.

Dia kemudian membuat pernyataan berikut tentang isu-isu regional dan internasional.

Baca juga: Setibanya di Bali, Presiden Jokowi menyampaikan poin-poin penting untuk KTT ASEAN mendatang di Kamboja.

(1) Situasi di Ukraina Perdana Menteri Kishida menyatakan bahwa agresi Rusia dan “aneksasi” ilegal terhadap Ukraina melanggar kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina dan melanggar hukum internasional, termasuk Piagam PBB, dan setiap upaya untuk mengubah situasi saat ini di dunia , termasuk Asia Power tidak boleh ditoleransi.

Dia menunjukkan bahwa mempertahankan dan memperkuat sistem internasional yang bebas dan terbuka berdasarkan hukum sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan dan pembangunan yang sehat dari masyarakat internasional.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/internasional/2022/11/14/pm-jepang-fumio-kishida-telah-tiba-di-indonesia-untuk-hadiri-ktt-g20-di-bali