Pengamat menilai PKS tidak tergiur mundur dari koalisi Nasdaq-Demokrat -->

Iklan

Pengamat menilai PKS tidak tergiur mundur dari koalisi Nasdaq-Demokrat

Selasa, November 08, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan akan bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).

Diketahui, saat ini koalisi KIR terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra.

Menanggapi hal itu, Direktur Pengukuran Politik Indonesia, Adi Praytno, menilai PKS tampaknya tidak tergoda untuk keluar dari koalisi Nasdem-Demokrat.

“Ada pemahaman bahwa PKS tidak akan tergiur dengan apapun untuk mengajak mereka keluar dari Nasdem dan Aliansi Demokrat. Meski PKS tidak bisa mencapai apa-apa, tampaknya keyakinan politik PKS tidak berubah ke kubu lain,” kata Adi Praetno. Diakses, Senin (7/11/2022).

Selain itu, menurut Adi, ada persepsi publik bahwa PKS juga mengincar koalisi lain.

“PKS menutup mata terhadap koalisi lain. Tidak masalah. Ini perasaan rakyat,” jelasnya.

Baca juga: Pernyataan Perubahan Serikat Ditunda hingga 10 November 2022, PKS: Diskusi Kelompok Kecil Belum Selesai

Adi menyoroti salah satu latar belakang ideologis yang dianut PKS untuk menciptakan kesan tersebut di masyarakat.

Karena menurutnya, politik rakyat hanya untung-rugi dan tidak ada yang lain seperti yang dilakukan PKS.

“Saya tidak tahu apa yang diyakini PKS dengan posisi politik seperti itu. Karena itu tidak lain adalah untung dan rugi bagi politik publik,” kata Adi.

Sebelumnya, Direktur Pengukuran Politik Indonesia Adi Praytno berbicara tentang PKS yang disebut-sebut akan bergabung dengan koalisi PKB dan Gerindra.

Adi mengatakan bahwa semua keputusan tergantung pada cara PKS mempertimbangkan aliansinya dengan NasDem dan Partai Demokrat.

“Semua tergantung PKS,” kata Adi Praetno saat dihubungi, Senin (11/7/2022).

Ia juga menjelaskan jika PKS menilai aliansinya dengan NasDem dan Demokrat sudah fix, mereka memang akan tetap kuat.

“Kalau PKS menilai aliansinya dengan Nasdem dan Demokrat sudah fix, maka PKS tetap kuat meski tantangan politiknya kuat,” kata Adi.

Di sisi lain, mengingat aliansi PKS dengan NasDem dan Demokrat, itu tidak tetap. Adi PKS berspekulasi bahwa PKB dan Gerindra dapat bergabung dalam aliansi.

“Tapi sebaliknya, jika PKS menganggap aliansi dengan NasDem dan Demokrat bisa dinegosiasikan, PKS bisa saja masuk ke aliansi Gerindra-PKB,” katanya.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2022/11/08/pengamat-menilai-pks-terkesan-tidak-tergoda-untuk-hengkang-dari-koalisi-nasdem-demokrat