Kementerian Kesehatan sedang menunggu surat resmi dari Arab Saudi terkait pengecualian aturan vaksin meningitis. -->

Iklan

Kementerian Kesehatan sedang menunggu surat resmi dari Arab Saudi terkait pengecualian aturan vaksin meningitis.

Selasa, November 08, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA — Menurut Dr. Saiti Nadia Tarmizi, Kepala Kantor Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, tidak ada perubahan kebijakan vaksinasi meningitis yang tidak diwajibkan untuk bepergian ke Arab Saudi.

Setelah Menteri Haji dan Umrah Tawfiq F Al Rabiah tiba di Indonesia, pihaknya menunggu surat resmi dari pemerintah Arab Saudi.

“Hingga saat ini, kami belum menerima surat resmi dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi terkait kurangnya vaksin meningitis sebagai persyaratan perjalanan. Kami menunggu,” kata Citi Nadia Tarmizi di Jakarta, Selasa (11/8/2022). .

Pihaknya belum bisa menanggapi kebijakan tersebut, karena di sisi lain, otoritas Saudi masih mewajibkan vaksin covid-19 dan meningitis sebagai prasyarat masuk ke negara tersebut.

“Karena kita ada hubungan dengan Kemenkes, sampai saat ini belum ada surat resmi. Oleh karena itu, jika kita melihat surat edaran yang dikeluarkan Kemenkes Arab Saudi, dia masih membutuhkan dua vaksin yaitu Covid dan Meningitis. “jelasnya. .

Terkait pasokan vaksin, pihaknya telah mendistribusikan 150.000 vaksin ke Kantor Perlindungan Kesehatan Pelabuhan (KKP), klinik, dan beberapa rumah sakit di daerah yang sudah mengalami kelangkaan stok.

Selain itu, Kementerian Kesehatan kini memiliki stok vaksin meningitis sebanyak 100.000 dosis.

“Kami sudah distribusikan 150.000 dosis. Padahal sudah tidak ada masalah lagi. Kami tidak ada keluhan yaitu sulit dijangkau, tidak ada masalah dengan vaksin meningitis. Dan kami masih punya stok, sebenarnya kalau tidak cukup. Kita masih punya stok 100.000. Ini penyangga pusat,” katanya. Seorang wanita bercadar berkata.

Baca juga: Arab Saudi Bebaskan Jemaah Umrah Indonesia dari Hukum Vaksinasi Meningitis

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi membebaskan jemaah umrah dari Indonesia dari kondisi kesehatan.

Kondisi ini termasuk aturan meningitis.

Pada Senin (24/10/2022), Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Arab Saudi FR-Rabiah menyampaikan hal itu dalam konferensi pers usai bertemu dengan Menteri Agama Yakut Cholil Kumas di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat. .

“Tidak ada kaitannya dengan syarat kesehatan bagi pemudik umrah,” ujarnya.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/11/08/kemenkes-tunggu-surat-resmi-arab-saudi-soal-bebas-aturan-vaksin-meningitis