Digitalisasi, cara PGE Area Kamojang menumbuhkan ekonomi dan melek teknologi -->

Iklan

Digitalisasi, cara PGE Area Kamojang menumbuhkan ekonomi dan melek teknologi

Minggu, November 20, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), bagian dari Pertamina New and Renewable Energy, berkomitmen tinggi dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di wilayah Kamojang, salah satunya dengan menggalakkan digitalisasi untuk mewujudkan masyarakat modern dan melek teknologi. Cincin operasi 1 area.

Tiga program utama TJSL Area PGE Kamojang adalah Ebun Mall, Rangers App dan Signal Kita.

General Manager PGA Area Kamojang Katur Hendro Utomo Cristiano mengatakan Ebun Mall merupakan salah satu inovasi dan pendekatan baru untuk menjual produk lokal secara online di Kecamatan Ebun Kabupaten Bandong.

Baca juga: B20 Net Zero Summit 2022, PGE siap menambah kapasitas PLTP 55MW untuk mendukung nol emisi di Sumsel.

Ibun Mall dikembangkan oleh PGE Area Kamojang bersama pemuda di sekitar Kabupaten Ibun. Dalam platform ini, UMKM memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas produknya.

“Fitur ini memungkinkan orang menjadi lebih melek teknologi dan memberdayakan lingkungan. Inovasi Ebun Mall telah diakui oleh aplikasi TikTok sebagai salah satu inovator terbaik tahun 2022.”

Ia menjelaskan, Ebun Mall merespon dampak ekonomi wabah Covid-19 terhadap UMKM di Kabupaten Ebun yang mengalami penurunan pesanan dan produksi. Melalui Ebun Mall, UMK dapat meningkatkan penjualan kembali produk secara digital.

Selain itu, Ebun Mall memberikan pelatihan yang sangat baik dalam teknik penjualan online, pembuatan konten penjualan, manajemen bisnis, dan manajemen produk, memberikan peluang kepada UMKM untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas produk mereka. “Fitur ini akan membuat masyarakat lebih melek teknologi dan memaksimalkan kemampuannya saat ini,” kata Catur.

Baca juga: Mendorong efisiensi PLTP, PGE akan bekerja sama dengan Ormat Geothermal untuk mengembangkan teknologi biner tersebut.

Program unggulan berikutnya dari PGE Area Kamojang adalah aplikasi Rangers, yang merupakan aplikasi multiguna yang dikembangkan oleh sekelompok pemuda yang dipimpin oleh Hendri Wahudi.

Aplikasi Rangers memiliki berbagai fitur seperti ojek, pesan antar makanan, kurir, pasar online, penjualan produk dan jasa UMKM lokal, bank sampah online, tiket elektronik untuk akomodasi dan tempat wisata.

“Aplikasi Rangers adalah aplikasi layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat di kecamatan Ebun. Kami akan berusaha membantu masyarakat semaksimal mungkin dari kebutuhan ini. Harapannya aplikasi ini dapat dikembangkan secara luas agar lebih banyak orang bisa digunakan,” kata Hendry.

Saat ini Anda dapat menggunakan Dirt untuk mengisi ulang uang elektronik di aplikasi Rangers. Pengguna terdaftar dapat menyimpan tabungan mereka dari pengumpulan sampah gabungan di bank sampah online bernama cumulin.ed.

Katur menambahkan, tahun ini PGG membantu pengembangan operasional aplikasi Rangers dengan menggunakan total 16 unit motor listrik merek GESITS di kawasan Kamojang. Pengisian baterai motor listrik menggunakan listrik bersih, terbarukan, dan ramah lingkungan yang dihasilkan dari PLTP yang dikelola di kawasan PGA Kamojang. Artinya, motor listrik ini ditenagai 100 persen green energy, yakni energi panas bumi.

Baca juga: Komitmen dalam pengembangan panas bumi, PGE meraih 3 penghargaan dari Kementerian ESDM

Inovasi aplikasi Rangers, lanjut Catur, berhasil menurunkan emisi sebesar 4,03 ton CO2/bulan. Dengan bantuan motor listrik untuk memfasilitasi operasi Rangers, PGE Area Kamojang berpartisipasi dengan mitra adopsi untuk mendukung tujuan 2060 nol emisi atau emisi nol limbah bersih.

“Kami berharap program ini dapat memberikan semangat keberlanjutan dan energi hijau kepada masyarakat setempat,” kata Katur.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/11/20/digitalisasi-cara-pge-area-kamojang-angkat-ekonomi-dan-bikin-warga-melek-teknologi