Dalam kasus obat sirup bermasalah, produsen farmasi merasa pemasok ditipu -->

Iklan

Dalam kasus obat sirup bermasalah, produsen farmasi merasa pemasok ditipu

Jumat, November 11, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Perusahaan farmasi PT Yarindo Pharmatama mengakui pemasok bahan baku pelarut obat sirup CV Samudera Chemical (SC) menjadi korban penipuan.

Diketahui CV Samudera Chemical (SC) merupakan pemasok bahan baku sirup yang tidak memenuhi persyaratan PT Yarindo Pharma.

Berdasarkan sampel bahan kimia CVSC yang diuji di laboratorium, didapatkan hasil bahwa 10 sampel bahan baku pelarut propilen glikol yang diambil sampelnya memiliki kadar E.G.

Diwakili oleh manajer urusan hukum, Vitalis Jabarus, perusahaan sejak awal menjadi korban penipuan pemasok bahan baku PT Yarindo.

Baca juga: 4 Daftar tambahan sirup pencemar EG dan DEG yang diambil oleh BPOM RI

“Pernyataan kami telah dikonfirmasi hari ini. BPOM mengumumkan adanya propilen glikol yang mengandung 99 etilena glikol dalam bahan baku kimia CV Samudera yang kemudian dijual ke CV Budiata dan kemudian dikirimkan ke pabrik kami PT Yarindo Pharmatama,” kata Vitalis Jabarus, Kamis (11/11). ). (10)/2022)

Apresiasi kepada pihak BPOM yang berhasil mengungkap praktik penipuan pemasok CV Samudera Chemical. Berdasarkan temuan tersebut, PT Yarindo Pharmatama mengatakan pihak yang paling dirugikan dari perbuatan CV Samudera Chemical dan CV Budiyata adalah menjual bahan baku yang tidak memenuhi kesepakatan bersama, kata Vitalis Jabarus.

“Kami telah memesan propilen glikol merek Dow Chemical dengan harga standar farmasi yang jauh lebih mahal dari standar industri.

Tapi segel yang dikirim tidak sesuai pesanan. Silahkan lihat konfirmasi Purchase Order (PO) kami beserta harga yang kami bayarkan ke CV Budiatta.

Ini adalah harga untuk bahan baku propilen glikol berkualitas tinggi. Kami tidak akan pernah berkompromi untuk menjaga kualitas obat-obatan yang kami produksi.” kata vitalis jabarus.

Baca juga: Usai menangani kasus tersebut, Barescream akan menetapkan tersangka obat sirup penyebab gangguan ginjal

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny K. Luquito menjelaskan, setelah BPOM melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan CV Samudera Chemical sebagai pemasok propilen glikol yang digunakan industri farmasi PT Yarindo Pharmatama.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa 12 sampel dengan identitas propilen glikol mengandung etilen glikol (EGG) dan dietilen glikol (DEG) yang jauh dari standar 0,1%.

Sembilan sampel yang diambil mengandung kontaminasi TELUR dengan kadar 52%. Ada juga sampel yang mengandung kontaminasi EG hingga 99 persen,” kata Penny saat konferensi pers di Tapos, Depok.

Baca juga: BareCrim Selidiki BPOM Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut dan Kegagalan Pemberian Obat Sirup

“Jadi mendekati 100 persen kandungan EG, tidak ada lagi propilen glikol. Dan itu berarti ada aspek penipuan karena labelnya menyebutkan propilen glikol, tapi mengandung EG, yang menimbulkan kecurigaan gagal ginjal atau kematian,” lanjut Penny.

Dickie Budiman, ahli epidemiologi di Griffith University Australia, menyayangkan sirup yang paling banyak ditemukan adalah polutan penyebab gangguan ginjal akut yang kebanyakan dikonsumsi oleh kalangan menengah ke bawah.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/11/11/kasus-obat-sirup-bermasalah-produsen-farmasi-merasa-ditipu-pemasok