Serangan drone Iran menghancurkan ibu kota Kiev seperti segerombolan tawon yang berkerumun di langit Ukraina. -->

Iklan

Serangan drone Iran menghancurkan ibu kota Kiev seperti segerombolan tawon yang berkerumun di langit Ukraina.

Rabu, Oktober 19, 2022

Dunia-Ilmu.com, UKRAINA – Senjata mematikan lainnya adalah pembicaraan dunia militer saat ini.

Drone kamikaze buatan Iran, yang digunakan oleh militer Rusia dalam perang di Ukraina, kini menjadi sorotan.

Dalam beberapa hari terakhir, drone yang dibeli Rusia dari Iran telah membombardir ibu kota Ukraina, Kiev.

Peralatan militer Ukraina tampaknya tidak mampu menghentikan serangan drone Iran.

Drone ringan ini berkeliaran di langit Ukraina dengan bebas seperti kawanan tawon pembunuh.

Drone pembom ringan ini berukuran kecil tetapi memiliki ledakan yang sangat kuat yang mampu mengenai target dalam jumlah besar.

Selain harganya yang murah.

Menurut laporan Pers terkait, Dengan serangan Rusia ke Ukraina pada Selasa (18/10/2022), drone telah mengokohkan reputasinya sebagai alat yang kuat, efektif, sulit dihentikan dan hemat biaya untuk menemukan dan menghancurkan target, menyebarkan teror yang dapat merusak tekad dan keberanian pasukan. dan warga sipil.

Baca juga: Iran berencana untuk memasok lebih banyak rudal dan drone ke Rusia.

Drone ini juga dengan cepat melampaui rudal sebagai senjata pilihan jarak jauh karena mereka dapat memasuki medan pertempuran dengan biaya yang lebih besar.

Pelepasan serangkaian drone Shahed buatan Iran oleh Ukraina memiliki beberapa tujuan.

Menghancurkan target utama, menghancurkan moral, dan akhirnya menghabiskan nyali dan senjata musuh saat ia mencoba membela diri.

Drone Shahed, dijuluki Geran-2 oleh Rusia, diprogram untuk melayang-layang di langit sampai dimuat dengan bahan peledak dan memasuki target mereka.

Drone kamikaze buatan Iran Shahid-136.
Drone kamikaze buatan Iran Shahid-136. (timur)

Kawanan drone mengingatkan kita pada pilot kamikaze Jepang era Perang Dunia II yang menerbangkan pesawat bermuatan bahan peledak mereka di kapal perang dan kapal induk Amerika selama Perang Pasifik.

Sayap Shahed Delta memiliki panjang 3,5 meter, lebar 2,5 meter dan berat 200 kilogram, menurut publikasi online Ukraina Defense Express, mengutip informasi Iran.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/internasional/2022/10/19/dahsyatnya-drone-iran-bak-kawanan-tawon-hantui-langit-ukraina-porak-porandakan-ibu-kota-kiev