PDIP membuka kemungkinan bergabung dengan KIB setelah pengamat harga Ganjar menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden. -->

Iklan

PDIP membuka kemungkinan bergabung dengan KIB setelah pengamat harga Ganjar menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden.

Kamis, Oktober 20, 2022
featured image

Wartawan Tribunnews.com Charul Umam

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Langkah Dirjen Algoritma Aditya Perdana mengumumkan bahwa Gubernur Jawa Tengah siap mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024 membuka pintu aliansi antara PDIP dan Aliansi Indonesia Bersatu (KIB).

“Situasinya benar-benar PDIP, pandangan saya dalam beberapa hal menunjukkan tidak ingin mencalonkan diri sebagai capres, padahal PDIP punya hak dan peluang. Sikap yang ingin dibangun PDIP adalah bagaimana merangkul teman-teman partai lain,” kata Aditya, Kamis (20/10/2022), ujarnya saat ditemui.

Aditya mengatakan, kedekatan PDIP dan KGB sudah terjalin selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, jika PDIP bergabung dengan KIB, ini akan memudahkan.

“Tentunya mirip dengan yang pernah mengalami dan bertemu dengan PDIP semasa kepemimpinan ke-2 Pak Jokowi, ya dalam konteks ini penting membicarakan teman-teman di koalisi KB,” ujarnya.

Algorithm CEO Aditya Perdana di Hotel Akmani Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2022).
Algorithm CEO Aditya Perdana di Hotel Akmani Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2022). (Tribunnews.com/Reza Deni)

Baca juga: KIB akan menggelar serangkaian pertemuan di Makassar pada 6 November 2022

Mantan Gubernur Jawa Tengah dan politisi PDIP Ganjar Pranowo mengatakan siap menjadi calon presiden pada 2024.

Ini mengungkapkan ‘Spesial! Sejujurnya, Ganjar Maju Caprese dirilis pada Rabu (19/10/2022) oleh saluran YouTube BeritaSatu tersebut.

Saat ditanya soal Pilpres 2024, Ganjar Pranowo menjawab, “Kami belum siap untuk negara dan negara.”

Kemudian dia menjelaskan bahwa dia adalah kader partai. Alhasil, partai-partai politik telah menyatakan bahwa mereka mencari anak-anak terbaik negara.

“Saya pikir semua orang harus siap untuk ini.”

Meski sudah siap, Ganjar mengaku menghormati proses politik, terutama di PDIP, partai yang dinaunginya sejak 1992.

Baca juga: Zulkifli Hassan membenarkan bahwa KIB menjual ide, bukan Sebong dan kader.

Selain itu, isu tambahan terkait dengan fakta perolehan suara dalam survei, yang merupakan ukuran yang digunakan parpol dalam menentukan calon presidennya.

“Sebagai etos politik, tentu kami menghormati PDIP sebagai partai saya,” kata Ganjar.

“Yang kedua adalah hubungan yang dibicarakan para pihak saat ini, dan tentu saja itu ada hubungannya dengan kenyataan survei, dan kemudian semua orang membicarakannya. Semua orang membicarakannya. Suara rakyat tidak boleh diabaikan,” lanjutnya.

Untuk itu, Ganjar mengaku mendukung proses pembahasan internal partai untuk menyeleksi calon presiden. Sebab, kata dia, diperlukan musyawarah untuk menentukan keputusan terbaik dalam membentuk pemimpin.

“Mari beri partai kesempatan untuk memutuskan, berdiskusi, mengambil yang terbaik.”

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2022/10/21/pengamat-nilai-terbuka-peluang-pdip-gabung-kib-usai-ganjar-nyatakan-siap-maju-capres