Manuver Sambo Ferdi Sebelum Persidangan: Bharada E Hajar dari Bulu Tangkis Ingin Mengaku Komando -->

Iklan

Manuver Sambo Ferdi Sebelum Persidangan: Bharada E Hajar dari Bulu Tangkis Ingin Mengaku Komando

Minggu, Oktober 16, 2022

Dunia-Ilmu.com – Mantan Kepala Divisi Propam Irjen Ferdi Sambo melakukan langkah baru di depan Brigadir J.

Konon Ferdi Sambo tidak mau singgah di rumah Duren Tiga tempat pembunuhan itu terjadi karena saat itu sedang pergi ke bulu tangkis.

Sambo kemudian mengakui bahwa dia memerintahkan Bharada untuk menembak Brigadir J daripada menembak E.

Pengacara keluarga Ferdi Sambo, Fabri Diania, mengatakan kliennya tidak mau datang ke lokasi pembunuhan.

Ferdi Sambo dipanggil dari rumah Saguling dan ingin bermain bulu tangkis.

Meski sempat mendengar kesaksian istrinya saat itu, Putri Kanderawati, tentang kejadian di Magelang yang membuatnya emosi dan menangis.

Ferdi Sambo melintasi rumahnya di Duren Tiga untuk mencapai venue bulu tangkis.

Baca juga: Jokowi Sebut Kasus Ferdi Sambo Turunkan Indeks Kepercayaan Masyarakat Kepada Polisi: Semuanya Runyam

Febry mengatakan Sambo kemudian melaju melewati rumah Duren Teagan dan meminta sopir untuk kembali.

“Jadi saat itu tujuan FS di Saguling dari rumah adalah untuk bermain bulu tangkis.”

“Tapi saat melihat FS dan lewat di depan rumah Duren Tiga, dia menyuruh sopir berhenti sampai jaraknya beberapa meter, padahal saat itu belum ada rencana ke rumah Duren Tiga,” katanya, Rabu. (12/10/2022) mengutip Kompas TV.

Brigadir J atau Brigadir Nofriasyah Yosua Hutabarat Ferdi Sambo (kedua kiri), tersangka kasus pembunuhan berencana, menyerahkan berkas dan tersangka dari kepolisian ke kejaksaan di Kejaksaan Agung di Gedung Jampidim, Jakarta Selatan, Rabu (5/10). /2022).  Ferdi Sambo yang semula mengenakan baju jingga sebagai tahanan polisi, kemudian berubah menjadi baju merah untuk tahanan Kejaksaan Agung.  Tribun News/HO/PUSPENKUM KEJAGUNG
Brigadir J atau Brigadir Nofriasyah Yosua Hutabarat Ferdi Sambo (kedua kiri), tersangka kasus pembunuhan berencana, menyerahkan berkas dan tersangka dari kepolisian ke kejaksaan di Kejaksaan Agung di Gedung Jampidim, Jakarta Selatan, Rabu (5/10). /2022). Ferdi Sambo yang semula mengenakan baju jingga sebagai tahanan polisi, kemudian berubah menjadi baju merah untuk tahanan Kejaksaan Agung. TRIBUNNEWS/HO/PUSPENKUM KEJAGUNG (TRIBUNNEWS/HO/PUSPENKUM KEJAGUNG)

Fabri mengatakan, Ferdi Sambo kemudian masuk ke rumah Duren Tiga dan meminta Brigadir J.

Sambo dikabarkan telah mengkonfirmasi ulahnya di Magelang.

Ferdi Sambo kemudian memerintahkan Bharada E untuk mengalahkan Brigadir J alih-alih menembaknya.

“Dari berkas yang kami dapatkan saat itu, ada komando FS yang menyalip Chard, namun yang terjadi saat itu adalah tembak-menembak,” kata Febry.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/10/16/manuver-ferdy-sambo-jelang-sidang-hendak-badminton-hingga-ngaku-perintah-bharada-e-hajar-brigadir-j