KSP Bicara Isu Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Ijazah, Mereka Sengaja Membingungkan Pak Jokowi. -->

Iklan

KSP Bicara Isu Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Ijazah, Mereka Sengaja Membingungkan Pak Jokowi.

Selasa, Oktober 18, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Tuduhan dan tudingan keabsahan ijazah Presiden Jokowi oleh Bambang Tri Mulyono dan pihak lain bukan hanya soal ijazah, demikian dinilai Wakil Kepala Staf Kepresidenan IV Juri Ardiantoro.

Namun, dia ingin membuat keributan dan Indonesia tidak peduli dengan stabilitas.

Baca juga: Teman SMP: Kalau masih ada yang minta Ijazah Pac Jokowi, tidak ada pekerjaan atau alasan lain.

Menurut dia, pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi tidak memperdulikan upayanya mendapatkan pengakuan di tingkat internasional dari wabah tersebut.

“Sekali lagi, ini bukan masalah ijazah, mereka sengaja menyusahkan Pak Jokowi. Karena saya yakin Bambang Tri Mulyono dan pihak lain yang terlibat dalam menyorot tuduhan itu tahu bahwa ijazah Jokowi itu asli.” Hakim, Selasa (18/10) 2022).

Menurut Juti, isu ijazah palsu Presiden Jokowi sengaja diangkat Bambang Tri Mulyono dan pihak lain, karena Presiden tidak ingin melihat keberhasilan membawa kemajuan bagi Indonesia.

Selain itu, menimbulkan kekhawatiran atas pengaruh Presiden Jokowi dalam pemilihan umum 2024.

“Mereka khawatir pada Pilkada 2024. Dimana karakter dan kesuksesan Pak Jokowi yang diyakini sangat kuat pengaruhnya dan akan menjadi pusat pilihan politik rakyat. Jadi sekali lagi, ini bukan hanya soal ijazah. ,” dia berkata. .

Baca juga: Fakta Penuduh ijazah palsu Jokowi, Bambang Tri ditangkap dan dijadikan tersangka bersama Gus Nur.

Majelis hakim mengaku tidak pernah meragukan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena dialah yang akan memverifikasi keaslian dokumen Presiden Jokowi, termasuk ijazah.

Yakni, Jokowi pada 2011. Pada 2012, ia mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Jakarta dan pada 2014 sebagai calon presiden.

“Ketika Pak Jokowi mendaftar sebagai calon gubernur Diksi, saya menjadi ketua KPU Kabupaten Diksi. Dan ketika dia mendaftar sebagai calon presiden, saya menjadi komisioner KPU RI,” katanya.

Dalam dua kasus tersebut, KPU sebagai lembaga menerima dan meneliti dokumen yang diajukan serta melakukan verifikasi lapangan, termasuk membuka dan menerima pengaduan masyarakat bagi calon yang terdaftar.

“Tidak diragukan lagi, hasil tes, konfirmasi dan kurangnya aduan masyarakat, dokumen-dokumen yang diserahkan ke KPU saat itu, termasuk dokumen ijazah, memenuhi persyaratan alias asli,” putusnya.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/10/18/ksp-bicara-soal-isu-ijazah-palsu-jokowi-ini-bukan-soal-ijazah-mereka-sengaja-mengganggu-pak-jokowi