Kisah Penaklukan Puncak Mera oleh P.P.A. Grup perjalanan Himalaya: Suhu puncak -15 derajat -->

Iklan

Kisah Penaklukan Puncak Mera oleh P.P.A. Grup perjalanan Himalaya: Suhu puncak -15 derajat

Selasa, Oktober 18, 2022

Kisah Kemenangan Tim Meera Peak PPA Himalayan Trekking Mengangkat Merah Putih

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Pemain ski Indonesia sekali lagi membuktikan kekuatan mereka untuk menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia.

Kali ini, tim ekspedisi Himalaya Putra Perkasa Abadi (PPA) berhasil mencapai kaki domestik Puncak Mera, Pegunungan Himalaya, Nepal serta Bendera Merah Putih dan Bendera PPA pada Jumat (14/10/2022). waktu.

Pencapaian pendakian hingga 6.476 meter di atas permukaan laut, Himalayan Mission of PPA Expeditions telah menyelesaikan dua puncak gunung di Himalaya.

Baca juga: Dengan ditutupnya pendakian Rinjani, berikut 15 atraksi yang masih bisa dinikmati di kawasan TNGR.

Baca juga: Puncak Gunung Fuji mulai tertutup salju, yang menandai awal musim gugur di Jepang

Sebelumnya pada 1 Oktober, tim PPA Himalayan Expedition telah mencapai puncak puncak pulau, yaitu 6.189 meter di atas permukaan laut.

Pencapaian ini menjadikan PPN sebagai kontraktor pertambangan pertama di Asia yang berhasil mengirimkan tim menaklukkan dua gunung di Himalaya.

Cuaca jelek

Trek Himalaya berhenti di puncak Mera Peak
Tim Perkasa Abadi Putra (PPA) menjejakkan kaki untuk trek Himalaya di Puncak Mera, Pegunungan Himalaya, Nepal, Jumat (14/10/2022) waktu setempat.

Tim ekspedisi terlambat dua hari dari jadwal untuk mencapai Puncak Mera karena cuaca buruk.

“Setelah turun dari puncak Iceland Peak kami diterpa cuaca buruk. “Selama seminggu, rombongan menghadapi cuaca bersalju dan berkabut dalam perjalanan menuju Puncak Mera,” kata Andy, pimpinan ekspedisi, Selasa (18/10/2022).

Bahkan di beberapa tempat pegunungan Himalaya dilanda hujan deras seperti Gunung Manaslu yang sangat berbahaya bagi para penyair.

Hujan gunung turun di base camp di Himalaya, Nepal (2/10). Satu orang tewas dan 13 orang luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, tim PPA melanjutkan perjalanan menuju puncak Puncak Mera. Tiba di Mera Peak High Camp, Kamis (13/10) pukul 15.00 WIB atau pukul 16.00 WIB, tim melanjutkan pendakian pada pukul 03.00 dini hari.

Suhu deskriptif -15 derajat

Pendakian ke Puncak Mera dimulai pukul 03.00 WIB.

Tim PPA Ekspedisi Himalaya melewati medan bersalju lebat disertai angin kencang dan suhu beku serendah -15°C. Setelah enam jam perjalanan, puncak Mera Peak akhirnya bisa dicapai oleh anggota ekspedisi.

“Terima kasih Alhamdulillah Saat mendaki kami diliputi oleh cuaca yang cerah, pada pukul 09:00 waktu Nepal tim PPA Himalaya Trek berhasil mencapai puncak Mera Peak. Saat ini angin masih bertiup kencang dan suhu pagi ini mencapai -10°C, sedangkan suhu dingin maksimum tadi malam mencapai -15°C. Terima kasih atas doanya teman-teman, kami berhasil menyelesaikan misi ini,” kata Andy.

Keberhasilan tim PPA Ekspedisi Himalaya dengan menaklukkan dua puncak gunung di Himalaya yaitu Island Peak dan Mera Peak menyelesaikan misi yang diberikan oleh perusahaan.

Perjalanan ini merupakan perwujudan dari visi dan misi perusahaan, mengikuti visi perusahaan untuk menjadi kontraktor pertambangan terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2023.

“Perjalanan menuju puncak tidak mudah, penuh tantangan. Namun seperti yang telah dilakukan oleh tim (PPA Ekspedisi Himalaya) dengan persiapan yang matang, sikap pantang menyerah dan pengambilan keputusan yang cepat, hal ini menunjukkan karakter perusahaan yang terus maju untuk mencapai visi dan misinya dan mencapai puncak dengan sukses. Selamat kepada tim PPA Himalayan Expedition yang berhasil menaklukkan dua gunung yaitu Island Peak dan Mera Peak, ujar President Director PPA Christianto Setio. (*/)

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/sport/2022/10/18/cerita-penaklukan-puncak-mera-peak-oleh-tim-ekspedisi-himalaya-ppa-suhu-tembus-15-derajat