Kerjasama penguatan UKM menjadi fokus pembahasan G0-B20 -->

Iklan

Kerjasama penguatan UKM menjadi fokus pembahasan G0-B20

Jumat, Oktober 07, 2022

Reporter Berita Tribun Choirul Arifin.

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Kepresidenan G20 Indonesia diharapkan dapat membuat terobosan-terobosan yang akan membantu pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19.

Akibatnya, berbagai pelaku bisnis internasional yang tergabung dalam Forum Bisnis 20 (B20), termasuk Satgas Perdagangan dan Investasi, ikut serta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat disetujui oleh G20.

Pada Forum Satgas Perdagangan dan Investasi B20-G20 yang diselenggarakan pada tanggal 23 September _Ketua Satgas Perdagangan dan Investasi B20. Menurut Arif Rachmat, forum ini akan membahas empat rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan pada KTT G20: perdagangan bebas, ekonomi digital, inklusivitas, dan ekonomi hijau.

Baca juga: Kepala Zona BKSAP Fadli: Hasil P20 akan datang ke forum G20 pada November.

Salah satu aspek dari rekomendasi ekonomi inklusif adalah untuk memastikan bahwa investasi bisnis berdampak positif bagi semua pihak, termasuk masuknya UMKM dalam rantai nilai global. Dalam keterangan tertulis pada Kamis, 6 Oktober 2022, Arif mengatakan, “Kami berkomitmen memberdayakan UMKM dengan meningkatkan pengetahuan dan memperluas akses keuangan, pasar, dan teknologi.

Forum B20 mengembangkan berbagai program warisan yang diharapkan dapat dilakukan oleh perusahaan anggota B20 dan dapat diteruskan ke presiden berikutnya.

“Salah satu program lama yang telah dicanangkan adalah kemitraan dengan UMKM melalui closed loop plan yang inklusif, dengan UMKM sebagai fokus utama untuk menggerakkan perekonomian, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga internasional, dari dunia usaha yang didukung oleh berbagai pihak. stakeholders. , lembaga keuangan., hingga akademisi,” lanjut Arif.

Selain itu, kerjasama antara pemerintah dan swasta menjadi kunci pemulihan ekonomi.

Wakil Ketua Satgas Perdagangan dan Investasi B20 Dr. Juan José Dabub menekankan perlunya melibatkan dunia usaha, B20, dalam gugus tugas yang dibentuk, sehingga suara swasta dapat didengar untuk menerapkan kebijakan yang lebih baik, misalnya di bidang perdagangan dan investasi.

“Platform ini mendukung tujuan Presiden G20 Indonesia tentang peran nyata pelaku bisnis dalam mendorong transformasi digital dan memperluas akses UMKM untuk bersaing dan menjadi bagian dari rantai pasok global melalui closed-loop planning yang inklusif,” kata Dr. Selatan.

Kepresidenan G20 Indonesia diharapkan membuahkan hasil yang baik
Kepresidenan G20 Indonesia diharapkan dapat membuat terobosan-terobosan yang akan membantu pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19.

dr. Menurut Dabub, salah satu anggota direksi Philip Morris International (PMI), peran serta berbagai pihak, termasuk korporasi, telah mendorong pertumbuhan bisnis dan peningkatan daya saing UMKM. Ia mencontohkan program Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang diluncurkan oleh afiliasi PMI PT HM Sampoerna Tbk di Indonesia.

Baca juga: Di Forum P20, Indonesia siap mendorong negara-negara G20 untuk mengambil langkah nyata mengatasi krisis pangan global.

Melalui SETC, perusahaan mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi melalui komitmen berkelanjutan untuk memberdayakan dan mengembangkan kapasitas UMKM. Dalam 15 tahun, SETC telah mendukung pengembangan keterampilan bisnis untuk lebih dari 60.000 peserta pelatihan dari seluruh Indonesia.

“Melalui Forum B20, kami akan berkontribusi dengan memberikan saran dan berbagi pengalaman tentang upaya nyata untuk mendukung UMKM agar lebih kompetitif dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kerjasama antara pelaku usaha dan UMKM memerlukan dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk kebijakan dan program yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, kata Dr. Selatan.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/10/07/kolaborasi-untuk-penguatan-umkm-jadi-fokus-dialog-g0-b20