Gubernur Kepri Moeldoko mendorong pengembangan Bandara Raja Abdullah. -->

Iklan

Gubernur Kepri Moeldoko mendorong pengembangan Bandara Raja Abdullah.

Jumat, Oktober 28, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Panglima Besar Presiden Moeldoko menekankan perlunya percepatan pembangunan dan pengembangan Bandara Haji Raja Abdullah, di Pulau Karimun Besar, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Demikian disampaikan Moeldoko saat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Gubernur Karimun Anur Rafiq tiba di Gedung Bina Graha, Jakarta pada Kamis (27/10/2022).

“Saya berharap pembangunan dan pengembangan Bandara Haji Raja Abdullah segera selesai dan fasilitasnya ditingkatkan,” kata Moeldoko.

Menurut dia, kebutuhan jasa angkutan udara harus segera dipenuhi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan bisnis di Karimunja dan sekitarnya.

Moeldoko secara geografis sangat strategis Bandara Haji Raja Abdullah karena terletak di jalur pelayaran tersibuk kedua di Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Baca juga: Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, Kementerian Perhubungan menyediakan jalan tol laut di wilayah Kepulauan Ria.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengatakan perlu adanya pembangunan fasilitas dan operasional untuk mewujudkan Kota Nawa.

“Ini merupakan bandara kawasan perbatasan yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmed mengatakan, pembangunan Bandara Haji Raja Abdullah ini merupakan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yaitu Kementerian Perhubungan, Pemerintah Daerah Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun.

“Dalam hal ini, Pemda Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun akan memberikan dukungan untuk pembelian dan pembiayaan lahan,” kata Ansar.

Ia juga mengungkapkan, pada September 2022 telah ditandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Perhubungan, Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Karimun terkait Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), Batas Zona Kebisingan (BKK) dan operasional. kontrol ruang. Area lokal.

Seperti diketahui, Bandara Raja Haji Abdullah berdiri di atas lahan seluas 72.000 meter persegi.

Bandara ini memiliki landasan pacu 1.400 meter dan memiliki kapasitas tiga pesawat 212 atau satu ATR 72.600 pesawat.

Pengembangan bandara akan dilakukan dengan menambah panjang dan lebar bandara yaitu 2000 meter x 45 meter.

Menurut rencana, pembangunan dan pengembangan bandara akan dilakukan secara bertahap hingga Desember 2024.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/10/28/terima-gubernur-kepri-moeldoko-dorong-pengembangan-bandara-haji-raja-abdullah