Ganjar mengungguli Prabowo dan Ani dalam survei Populi Center, dengan pengamat berbicara tentang kandidat berlatar belakang Jawa. -->

Iklan

Ganjar mengungguli Prabowo dan Ani dalam survei Populi Center, dengan pengamat berbicara tentang kandidat berlatar belakang Jawa.

Kamis, Oktober 27, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Populi Center merilis hasil survei terhadap tokoh-tokoh yang disebut-sebut berpengaruh pada Pilpres 2024.

Menurut survei yang dilakukan Populi Center, enam tokoh yang diharapkan bersaing dalam Pilpres 2024 adalah Ganjar Pranowo, Anies Basewedan, Prabowo Subianto, Jenderal Andika Perkasa, Pun Maharani, dan Erlanga Hartarto.

Menurut hasil survei, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo adalah favorit utama untuk menjadi presiden.

Jika ada tiga nama calon presiden pada 2024, responden mengatakan memilih Ganjar Pranowo dengan 29,7 persen, Anis Basedan dengan 29,2 persen, dan Prabowo Subian dengan 27,6 persen. Survei di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (26/10/2022)

Berikutnya Jenderal Andika Perkasa 5,3 persen, Puan Maharani 2,8 persen, Erlanga Hartarto 1,3 persen.

11,8 persen tidak memutuskan jumlahnya dan 1,5 persen menolak menjawab pertanyaan ini.

Baca juga: Ganjar Pranowo Terpilih Dari Survei Litbang Kompas, Begini Tanggapan PDI-P

Sementara itu, Ridwan Kamil mendapat dukungan tertinggi 17,1 persen untuk calon Wakil Presiden (Cawapress), disusul Sandiaga Salahuddin Uno (15,8 persen), Agus Harimurthy Yudhoyono (12,3 persen), dan Jenderal Andika Perkasa (8,3 persen). , Eric Tohir (7,8 persen) dan Kofifah Indar Parawansa (7,3 persen).

Sisa karakter mendapatkan persentase kurang dari 5 persen. Kemudian 19,3 persen orang menolak menjawab pertanyaan ini.

Melihat hasil survei dan dinamika politik saat ini, ketiga sosok tersebut diprediksi akan sangat kompetitif di Pilpres 2024.

“Dari sekian banyak nama, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anis Baswedan, kita melihat tiga nama yang cemerlang. Dukungan masyarakat tidak jauh. Mereka bisa saling mengalahkan sesuai strategi masing-masing, mungkin termasuk memilih wakilnya yang akan istimewa. ,” kata Ups.

Di sisi lain, pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi Kusman melihat potensi pemilih di Indonesia yang berasal dari Jawa secara tidak langsung membuka peluang bagi calon presiden 2024 mendatang.

“Saya kira latar belakang Jawa akan banyak pengaruhnya, tapi situasi ini sangat ditentukan oleh strategi dan motivasi masing-masing calon untuk mendapatkan dukungan suara,” kata Erlanga.

Menurutnya, jika kedua identitas tersebut ditempatkan dalam kubu politik yang sama untuk mendapatkan dukungan, hal ini dapat menyelesaikan masalah polarisasi sosial di satu sisi dan meningkatkan dukungan politik masing-masing partai.

“Artinya, misalnya salah satu caleg berekspresi A(A) dari politik identitas, kalau hanya merangkul perwakilan satu kubu, dukungan politik tidak akan bertambah. calon akan bertambah. Saya kira itu bisa menjadi rekor,” katanya.

Sebagai acuan, survei Populi Center dilakukan pada 9-17 Oktober 2022.

Survei ini dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Survei ini memiliki margin of error +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2022/10/27/ganjar-ungguli-prabowo-dan-anies-di-survei-populi-center-pengamat-bicara-capres-latar-belakang-jawa