Dikatakan, Brigadir J dibunuh karena Kamaruddin Simanjuntak mengetahui bisnis gelap Kapolres. -->

Iklan

Dikatakan, Brigadir J dibunuh karena Kamaruddin Simanjuntak mengetahui bisnis gelap Kapolres.

Senin, Oktober 24, 2022

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Pengacara keluarga Brigjen Nofriasyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak bersaksi sebagai saksi terhadap terdakwa Barada Richard Eliezer alias Barada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).

Di hadapan majelis hakim, Kamaruddin menyebut tuduhan tersebut sebagai salah satu penyebab pembunuhan Brigadir J.

Menurut dia, Brigadir J dibunuh karena mengetahui dugaan perdagangan ilegal perwira senior Polri.

Hal lain yang kita ketahui adalah bahwa terdakwa, terutama orang-orang berpangkat tinggi, terlibat dalam dugaan perdagangan ilegal. Dia mengatakan bahwa diduga almarhum telah diduga dibunuh.

Baca juga: Kamaruddin Ferdi Sambo dan Putri Khadrawati berdebat tentang Nyonya di Magelang.

Sebagai informasi, pemeriksaan terhadap 12 saksi yang dihadirkan Kejaksaan Agung (JPU) akan digelar sekitar pukul 09.30 WIB di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kamaruddin memastikan semua saksi, terutama anggota keluarga Brigjen J, hadir secara langsung dalam persidangan.

Saksi-saksi yang dihadirkan JPU adalah kuasa hukum keluarga korban, ayah dan almarhum Brigadir J.

Berikut daftar saksi yang akan dihadirkan Selasa (25/10/2022) depan.

1. Kamaruddin Simanjuntak.
2. Samuel Hutabarat.
3. Rosti Simanjuntak.
4. Mahareza Rizki.
5. Yuni Artika Hutabarat.
6. Devyanita Hutabarat.
7. Novita Sari.
8. Rohani Simanjuntak.
9. Dukungan Parulian.
10. Roslin Emika Simanjuntak.
11. Indrawanto Pasaribu, dan
12. Vera Maretta Simanjuntak.

Brigadir Nofriasyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J juga diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana tersebut, bersama Ferdi Sambo, Putri Khadrawati, Bripka Ricky Rizal, Kuwat Maruf dan Barada Richard Eliezer.

Bukan hanya kasus pembunuhan yang disengaja terhadap Brigadir Nofrianyah, tetapi khusus untuk Ferdi Sambo, ia dituduh menghalangi penyelidikan. Penghalang keadilan.

Mereka yang didakwa melakukan pembunuhan dengan sengaja diancam dengan pidana mati karena melanggar Pasal 340 Ayat 338 KUHP, Pasal 55 Ayat 1 sampai dengan (1).

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/10/25/kamaruddin-simanjuntak-duga-brigadir-j-dibunuh-karena-tahu-bisnis-gelap-petinggi-polri