Ada ratusan ribu akun LinkedIn palsu yang mengaku bekerja untuk perusahaan besar. -->

Iklan

Ada ratusan ribu akun LinkedIn palsu yang mengaku bekerja untuk perusahaan besar.

Jumat, Oktober 21, 2022

Dunia-Ilmu.com – Sebuah laporan menunjukkan bahwa ada ratusan ribu akun LinkedIn dengan informasi profil palsu.

Akun LinkedIn mengatakan mereka bekerja untuk perusahaan besar, termasuk Apple dan Amazon, yang terdaftar di profil mereka.

Dalam 24 jam terakhir, jumlah akun yang menyarankan Apple sebagai tempat kerja telah berkurang setengahnya, menurut laporan tersebut.

Pengurangan ini adalah hasil dari tindakan keras LinkedIn terhadap akun dan bot palsu.

Sebuah data pelacakan pengembang di LinkedIn, Jay Pinho, dikutip dari gizchina.com, adalah yang pertama memperhatikan penurunan jumlah karyawan Apple dan Amazon di jejaring sosial.

Menurut temuan yang dibagikan pada 10 Oktober 2022, jumlah akun LinkedIn yang mencantumkan Apple di tempat kerja adalah 576.562.

Keesokan harinya, jumlah itu turun di bawah 285.000.

Baca juga: Cara melihat postingan Instagram yang disukai

Pinho mengatakan ini juga terjadi pada Amazon.

Amazon telah melihat penurunan 33 persen dalam tenaga kerja LinkedIn-nya.

LinkedIn telah mengkonfirmasi bahwa Apple dan Amazon telah secara signifikan mengurangi jumlah karyawan.

LinkedIn menjelaskan bahwa perusahaan menghapus akun palsu melalui alat otomatis dan peninjau manusia.

“Kami secara teratur mengambil langkah-langkah untuk menghapus akun palsu dari platform kami dan terus meningkatkan sistem kami sebelum akun palsu ditayangkan,” kata juru bicara LinkedIn Greg Snapper dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Kecelakaan Saat Uji Mesin Roket, Teknisi SpaceX Koma Selama Dua Bulan

Agustus lalu, masalah akun LinkedIn palsu menjadi fokus.

Pada saat itu, CEO Binance Changpeng Zhao mengungkapkan di Twitter bahwa ada 7.000 akun LinkedIn yang mengaku sebagai karyawan Binance.

Dari semua akun tersebut, menurut Changpeng Zhao, hanya ada sekitar 50 akun asli.

“Ada 7.000 profil ‘karyawan Binance’ di LinkedIn, 50 di antaranya asli,” cuit Changpeng Zhao.

LinkedIn tampaknya mengambil tindakan tepat setelah Twitter akhir-akhir ini.

(Tribunnews.com/Fajar)

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/techno/2022/10/22/ada-ratusan-ribu-akun-linkedin-palsu-yang-mengklaim-bekerja-di-perusahaan-perusahaan-besar