Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada, ratusan perusahaan pemberi pinjaman menggunakan koperasi untuk merekrut pelanggan

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Gugus tugas peringatan investasi yang dibentuk oleh Otoritas Jasa Keuangan telah menemukan ratusan pinjaman online yang digunakan dengan kedok koperasi untuk menarik pelanggan.

Sejak 2018, Satgas Waspada Investasi telah menemukan 403 rentenir ilegal yang mengaku sebagai badan usaha koperasi.

Satgas sejauh ini memblokir 4.160 pinjaman ilegal sejak 2018 dan melihat periode Januari hingga Agustus 2022, SWI memblokir 426 pinjaman ilegal, beberapa di antaranya ditanggung oleh koperasi.

“Atas nama Ya, tetapi karena tidak memiliki izin maka tidak melakukan kegiatan seperti koperasi dan tidak memberikan kepada anggota,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing. Wisuda Pinjol Waspada Waring, Jumat (16/9/2022).

Tongam mengatakan, pihaknya sejauh ini terus melakukan kerja cyber security dan masih banyak aplikasi untuk Koperasi Simpan Pinjam Masyarakat (KSP).

Namun dia menegaskan tidak serta merta menilai aplikasi tersebut menjalankan bisnis pinjaman ilegal. Ia menegaskan, pihaknya akan selalu memastikan KSP digital memberikan pinjaman kepada non anggota.

Karena seperti yang Anda ketahui, KSP hanya diperbolehkan memberikan pinjaman kepada anggota. “Jika KSP menawarkan pinjaman kepada anggota atau calon anggotanya, kami akan memastikan bahwa itu ilegal,” tambah Tongam.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi buka pos pengaduan masyarakat korban teror dan ancaman Pinjol

Menariknya, banyak KSP yang menjalankan bisnis pinjaman ilegal ini memiliki izin dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum (AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Di KemenkopUKM Masyrifah, pengawas koperasi ahli koperasi, ada sembilan KSP dengan izin AHU dalam daftar pinjaman ilegal SWI.

Soal KSP, dia menjelaskan konfirmasi itu dibuat dan palsu, “Saya sendiri yang datang ke 6 dan tidak ada keberadaan koperasi yang saya cari di lapangan,” kata Masirifa.

Baca juga: Daftar 13 entitas investasi ilegal dan 71 pinjaman ilegal yang dilarang OJK pada Agustus 2022

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/09/17/waspada-ratusan-perusahaan-pinjol-gunakan-koperasi-untuk-kedok-gaet-nasabah