Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ICW: KPK tidak bisa membenahi korupsi di bidang politik atas perintah Firli Bahuri

ICW: KPK tidak bisa membenahi korupsi di bidang politik atas perintah Firli Bahuri

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketuai Firli Bahuri cs tidak bisa membenahi korupsi di bidang politik.

Demikian disampaikan peneliti ICW Kurnia Ramadhana yang juga menanggapi pernyataan Ketua KPK Farli Bahuri.

Fraley mengatakan jumlah kasus korupsi yang ditangkap terhadap kepala negara dan anggota DPR semakin meningkat.

“Kesimpulan kami, atas perintah Firli Bahuri, KPK tidak bisa membenahi sektor politik, karena pada saat yang sama mereka bersahabat dengan para pelaku korupsi di parpol,” kata Kurnia dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/9). /). 2022)

Kurnia menjelaskan, jika tidak ada perbaikan dari sektor politik dan aparat penegak hukum, korupsi kepala negara atau lembaga legislatif akan terus tumbuh.

Ia mengungkapkan, sumber masalah dari politik itu sendiri adalah tingginya biaya keikutsertaan partai politik dan kontestasi pemilu, baik kepala daerah maupun badan pembuat undang-undang.

“Yang sepertinya diabaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri adalah aspek penegakan hukum yang paling penting,” kata Kurnia.

Kurnia kerap mendapat keringanan hukuman dari para koruptor yang memiliki ikatan politik dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edi Prabowo dan mantan Menteri Sosial Giuliari Peter Batubara.

“Kedua mantan menteri itu dituding ringan oleh KPK,” katanya.

Padahal, menurut dia, konstruksi pasal yang digunakan bisa menghukum berat Eddie dan Julia.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/nasional/2022/09/17/icw-kpk-di-bawah-komando-firli-bahuri-tak-akan-bisa-benahi-korupsi-sektor-politik