57,6% orang Indonesia punya masalah gigi dan mulut, dokter gigi jelaskan solusinya -->

Iklan

57,6% orang Indonesia punya masalah gigi dan mulut, dokter gigi jelaskan solusinya

Minggu, September 25, 2022

Jurnalis Tribunnews.com Fahdi Fahlevi

Dunia-Ilmu.com, JAKARTA – Menurut Survei Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, 94,9 persen penduduk perkotaan tidak pernah mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir.

Sementara itu, 57,6% penduduk Indonesia memiliki masalah gigi dan mulut, dan hanya 10,2% yang memiliki akses ke perawatan medis.

Jessica Mullia, dokter gigi di Satu, mengatakan selama ini pasien datang ke dokter hanya saat kondisi rongga gigi sudah parah dan mengganggu aktivitas mengunyah saat makan.

“Banyak orang yang datang saat giginya retak dan sangat sakit saat mengunyah. Kalau sudah begini penanganannya sangat rumit, lain halnya saat datang saat lubangnya kecil,” kata dr Jessica.

Baca juga: Cara Menyembuhkan Sakit Gigi : Berkumurlah dengan air garam hangat menggunakan bawang putih

Di dalam gigi, menurut dr Jessica, terdapat serabut saraf dan pembuluh darah yang terhubung dengan organ vital, termasuk jantung.

Serabut saraf ini bekerja untuk mengontrol kekuatan gigi saat mengunyah makanan.

Sementara itu, pembuluh darah menyuplai jaringan gigi dengan nutrisi dan oksigen.

“Kalau kondisi gigi berlubang makin parah, gigi ngilu, ngilu, terus mengunyah, alhasil makan tidak pas, ulserasi, nyeri menjalar kemana-mana. Oleh karena itu perlu penanganan terlebih dahulu,” kata dr. .Jessica.

Menurut Felix Saputra, General Manager Satu Dental, gigi dan mulut merupakan salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga kesehatannya.

“Kami berharap SaTU Dental sebagai klinik gigi dengan standar tertinggi yang dipadukan dengan peralatan modern dan dukungan teknologi modern, akan memberikan pengalaman yang hangat dan nyaman bagi masyarakat Indonesia,” ujar Felix.

Baca juga: Unissula Dentistry memiliki rumah sakit pendidikan terbaik di Jawa Tengah dan DIY.

Felix mengungkapkan pihaknya telah bermitra dengan Tiga Lab, brand obat kumur organik lokal pertama di Indonesia, untuk memberikan edukasi tentang pentingnya obat kumur.

“Dengan SaTU Dental, masyarakat tidak perlu khawatir dengan biaya perawatan gigi dan mulut yang mahal,” kata Felix.

Saat ini SATU Dentistry mencakup wilayah Jakarta dan Tangerang Raya melalui 9 cabang yang beroperasi.

Sumber artikel =https://www.tribunnews.com/kesehatan/2022/09/25/576-penduduk-indonesia-alami-masalah-gigi-dan-mulut-dokter-gigi-ungkap-solusinya